Kejam ya judulnya? Gue baru denger berita ini tadi sore pukul 7, dan gue langsung kaget gitu.
Peristiwa yang mencoreng pendidikan di Indonesia ini terjadi di Hari Pendidikan Nasional yang merupakan hari ini, melibatkan RS sang mahasiswa FKIP (tersangka) dan Almh. Nurain Lubis sebagai korban. Status mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara yang disandang tersangka membuat nama pendidikan Indonesia semakin tercoreng.
See? Tanpa menyalahkan pihak manapun, gue berasumsi pendidikan di Indonesia belum berhasil untuk membangun karakter anak didiknya menjad bermoral dan berakhlak mulia. Bukan hanya kasus ini saja yang menjadi 'contoh', kasus 'anak jenderal' mungkin? Selama ini saya merasakan menjadi siswa saja merasa pendidikan di sekolah lebih mengisi sisi intelektual saja, memperjuangkan goresan tinta di ats kertas berupa nilai kognitif. Sementara akhlak saya belum baik kata Papa saya (ini beneran). Padahal akhlak dan moral itu sangat penting disamping sisi pengetahuan.
Selamat Hari Pendidikan Nasional, semoga pendidikan Indonesia semakin maju, berhasil, dan merata!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar