Beberapa minggu yang lalu gue kecewa karena gue ngga dapet tiket nonton Rudy Habibie, selalu sold out dan adanya selalu malem. Kalo rumah gue deket sih gapapa gue nonton di jam malem. Gue anak cewek dan berlaku jam malem buat gue, jadilah gue ga nonton itu film. Waktu itu gue dateng bareng Agus, Sofy, dan dan Bang Ali dikira lagi double date sama mba mba tukang popcorn rese, gue ketawain aja. Gue jadinya nonton Koala Kumal, karya Raditya Dika yang film filmnya favorit gue sedangkan Agus ngga suka. Agus bilang dia ngga suka nonton film karya Dika. Tapi entah kenapa dia mau aja. Mungkin karena ngga ada pilihan lain ya.
Pas film selesai Agus bilang film ini lebih lucu dari film film seblumnya yang menurut dia ngga lucu. Tapi menurut gue film ini terlalu film ini termasuk yang paling ngga lucu karena terlalu mewakili perasaan gue. (najis bgt) Kalo dalem film ini gue jadi Sheryl yang meranin ... (Lupa ceritanya, gue terlalu banyak inonton film). Sheryl ini jadi cewek yang belum mau jatuh cinta karena ga mau terluka lagi.
Tapi life isn't a movie.
Apasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar