Saat ini aku merasa lelah dengan prasangka. Prasangka yang hadir karena tidak adanya komunikasi.
Aku menginginkan adanya komunikasi, namun rasanya hanya aku yang bersemangat. Aku seperti mengejar orang yang sengaja berlari.
Aku mencoba berkomunikasi dengannya, menanyakan kabarnya, tak sekalipun dia menanyakan kabarku.
Komunikasi terhenti karena itu.
----
Aku bercerita ke teman-temanku mengenai dirinya, "Kok kamu bisa kenal dia?" Begitu pertanyaan teman-temanku.
Aku sudah kenal dia lama. Hanya saja dia ingin dibantu sesuatu, *******.
Teman-temanku terkejut ketika aku bilang begitu. "Kok kamu mau?"
Aku awalnya ga tega.
"Lama-lama kamu suka?"
Aku mengangguk.
"Terus dia pergi gitu aja?"
Ya, mungkin salahku. Mungkin rasa sukaku terlihat kentara sekali. Mungkin dia jijik sama aku.
---
Ya, seperti itulah kira-kira prasangka yang menyelimuti pikiranku. Aku tidak bisa berkomunikasi dengannya, bahkan sebagai teman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar