Minggu, 06 Desember 2015

Iklan Rokok

Kalo lo suka nonton tv malem-malem, lo pasti tau iklan rokok kan?
Lo juga pasti tau betapa kreatifnya iklan rokok. Gak jarang juga iklan rokok itu keren, mengena, dan menyindir.
Gue suka banget iklan rokok yang Maju Mundur cantik itu.
"Maju maju maju mundur mundur mundur, jangan marah marah mari ramah ramah"
Iklan itu bercerita tentang dunia perkeluhkesahan dan saling marah memarahi ketika macet. Lo taulah di jalan kalo macet kaya gimana. Sopir motor nyalahin mobil, mobil nyalahin angkot, saling menyalahkan. Padahal itu bukan solusi.
Kemudian ada sekelompok pemuda yang risih denger keadaan itu, salah satunya menghirup napas panjang kaya menghiru sesuatu (apa arti hirup napas ini ya... hmm).

Lalu mereka menyanyikan lagu "Maju maju maju mundur mundur mundur, jangan marah marah mari ramah ramah".

Keren ya, tapi gue masih kepikiran arti menghirup napas itu loh.

Banyak juga sih iklan rokok yang gue rasa terlalu menunjukan sisi rokoknya. Yang kaya gimana sih? Pernah tau kan iklan rokok yang menceritakan cowok ngopi tapi disensor, memakai sesuatu di mulutnya lalu disensor pake item-item. Gue berasumsi bahwa yang disensor itu rokok.
Mungkin ini suatu kritikan bagi lembaga penyiaran perihal rokok. Tapi, penyensoran rokok demi kebaikan bersama juga kan? Biar anak kecil ga paham jugaa.

Iklan baru-baru ini tentang gambar kopi, yang digulung menyerupai rokok kemudian seorang cowo ganteng mengantonginya. Makin jelas kan gambar rokoknya hihihi.

Udah ya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar